Pages

09 June 2013

Contoh Penghitungan Pemotongan PPh Pasal 21 Bulanan, Pensiun, THR/Bonus 2013

Contoh Penghitungan Pemotongan PPh Pasal 21

1. Penghasilan Pegawai yang diterima bulanan
Rio adalah pegawai tetap di PT.A sejak 1 Januari 2013. la memperoleh gaji sebulan sebesar Rp. 2.000.000,- dan membayar iuran pensiun sebesar Rp. 25.000,- sebulan.
Rio menikah tetapi belum mempunyai anak (status K/0).

Penghitungan PPh Ps. 21 terutang:
Gaji Sebulan   = 2.000.000
Tunjangan      =  3.000.000
Pengh. Bruto  = 5.000.000
 


Pengurangan 
Biaya Jabatan:        = 5%x 4.000.000 =  250.000
Iuran pensiun          =                                25.000
Total Pengurangan  =                             275.000

Pengh. Netto sebulan                          =      4.725.000
Pengh. Netto setahun 12 x 4.725.000 =    56.700.000

PTKP setahun:
WP sendiri                          =  24.300.000
Tambahan WP kawin         =    2.025.000
Total PTKP (K/0)                =  26.325.000

PhKP setahun =                            =  30.375.000
PPh Ps. 21 = 5 % x 30.375.000    =    1.518.750
PPh Ps. 21 Sebulan                     =       126.563
2. Penerima pensiun yang dibayarkan secara bulanan 
Yanto pegawai pada perusahaan PT.B, menikah tanpa anak, memperoleh gaji sebulan Rp3.000.000,00.
 PT.B mengikuti program Jamsostek, premi Jaminan Kecelakaan Kerja dan premi Jaminan Kematian dibayar oleh pemberi kerja dengan jumlah masing-masing 0,50% dan 0,30% dari gaji.
 PT.B menanggung iuran Jaminan Hari Tua setiap bulan sebesar 3,70% dari gaji sedangkan Yanto membayar iuran Jaminan Hari Tua sebesar 2,00% dari gaji setiap bulan.
Disamping itu PT.B juga mengikuti program pensiun untuk pegawainya. PT.B membayar iuran pensiun untuk Yanto ke dana pensiun, yang pendiriannya telah disahkan oleh Menteri Keuangan, setiap bulan sebesar Rp100.000,00, sedangkan Budi Karyanto membayar iuran pensiun sebesar Rp50.000,00.
Pada bulan Juli 2013 Yanto hanya menerima pembayaran berupa gaji.

Penghitungan PPh Pasal 21 bulan Juli 2013 adalah sebagai berikut:
http://triaji-nugroho.blogspot.com

Catatan:
  • Biaya Jabatan adalah biaya untuk mendapatkan, menagih dan memelihara penghasilan yang dapat dikurangkan dari penghasilan setiap orang yang bekerja sebagai pegawai tetap tanpa memandang mempunyai jabatan ataupun tidak.
  • Contoh di atas berlaku apabila pegawai yang bersangkutan sudah memiliki NPWP. Dalam hal pegawai yang bersangkutan belum memiliki NPWP, maka jumlah PPh Pasal 21 yang harus dipotong pada bulan Juli adalah sebesar: 120% x Rp28.452,00=Rp 34.140,00
3. Pegawai tetap menerima bonus, gratifikasi, tantiem,Tunjangan Hari Raya (THR) atau tahun baru, premi dan penghasilan yang sifatnya tidak tetap, diberikan sekali saja atau sekali setahun.

A. PPh Pasal 21 atas gaji dan THR
Penghasilan Bruto setahun = 12 x 2.166.000 =      Rp. 26.000.000
THR =                                                                      Rp.   4.000.000+
Jumlah Penghasilan Bruto                                      Rp.  30.000.000,-

Pengurangan:
Biaya Jabatan: 5% x 30.000.000 =  1.500.000
Iuran pensiun 12 x 25.000       =          300.000
Total Pengurangan =                                                Rp.  1.800.000-
Penghasilan netto setahun                                      Rp. 28.200.000,-

PTKP (TK/0) setahun =                             Rp. 24.300.000,-
PhKP setahun =                                        Rp.    3.900.000,-
PPh Ps. 21 terutang: 5% x 3.900.000 =  Rp.     195.000,-

B. PPh Pasal 21 atas gaji
Penghasilan Bruto setahun = 12 x 2.166.000 =      Rp. 26.400.000,-

Pengurangan:
Biaya Jabatan: 5%x 26.400.000 =   1.350.000
Iuran pensiun 12 x 25.000 =               300.000+
Total Pengurangan =                                              Rp.   1.650.000-
Penghasilan netto setahun                                     Rp. 24.750.000

PTKP (TK/0) setahun =                           Rp. 24.300.000,-
PhKP setahun =                                      Rp.             450,-
PPh Ps. 21 terutang: 5% x 450,- = Rp. 23,-


PPh Pasal 21 atas gaji dan THR(A) - PPh Pasal 21 atas gaji(B): 
= Rp. 195.000 - Rp. 23 = Rp. 194.978